Rahmat Mirzani Djausal
Jihan Nurlela Chalim
Example 728x250
Pemerintahan

Kemensos RI Dirikan Empat Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir Di Subulussalam

7
×

Kemensos RI Dirikan Empat Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir Di Subulussalam

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Posko Dapur Umum bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subussalam, Provinsi Aceh, Minggu (30/11/2025). (Foto: Posko Bencana Hidrometreologi Aceh)
exspaper.com

BANDA ACEH, XPAPER – Pemerintah terus mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak banjir di Aceh. Salah satunya, Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Dinas Sosial Kota Subulussalam, Provinsi Aceh mendirikan empat dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak banjir.

Sebelumnya, sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Aceh telah mendirikan dapur umum seperti delapan titik di Aceh Tenggara, lima titik di Langsa, lima titik di Pidie, empat titik di Gayo Lues, dan empat titik di Bener Meriah.

Juru bicara Pengendali Komunikasi Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin menyampaikan bahwa seluruh dapur umum tersebut telah beroperasi sejak Sabtu (29/11/2025).

“Lokasi dapur umum diprioritaskan di wilayah yang mengalami dampak paling parah serta memiliki jumlah pengungsi yang cukup besar,” jelas Murthalamuddin, Minggu (1/12/2025). 

Warga Kota Subulussalam sendiri yang terdampak mencapai 8.959 orang dengan jumlah pengungsi 1.706 jiwa.

Adapun, dapur umum tersebut tersebar di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Sultan Daulat yang dipusatkan di Desa Suka Maju dan Desa Jabi-Jabi. Fasilitas tersebut dibangun di desa itu agar dapat menjangkau wilayah sekitarnya yang masih terendam banjir.

Selanjutnya, di Kecamatan Rundeng dapur umum ditempatkan di Desa Suak Jampak, salah satu kawasan yang sempat terisolir dan masih digenangi air. Adapun untuk Kecamatan Longkib, dapur umum berlokasi di Desa Darul Aman.

Sampai pukul 20.309 WIB, Minggu (30/11/2025), merujuk data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi di Posko Terpadu Pemerintah Aceh, wilayah terdampak di Aceh meliputi 18 kabupaten/kota, 224 kecamatan, dan 1.652 gampong.

Sedangkan, masyarakat terdampak mncapai 104.901 keluarga atau 526.098 Jiwa. Meninggal dunia 102 orang, luka-luka  1.612 orang dan dinyatakan hilang 116 org. Sementara, masyarakat yang terkena imbas banjir berada di 403 titik pengungsian dengan jumlah 292.806 jiwa.

Saat ini terus dilakukan upaya penanganan cepat korban, pemulihan akses konektivitas, serta mitigasi lanjutan untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang